Di Bumi yang kita tempati sekarang ini, memiliki beragam keindahan dan keelokan yang tidak dimiliki oleh planet lain di tata surya. Kita sebagai manusia patut bersyukur dan mengagumi segala bentuk keindahan yang tentunya berasal dari buatan Sang Maha Pencipta. Seperti kenampakan yang sering kita lihat layaknya gunung, laut, danau, langit dan relief-relief lainnya. Tak hanya keelokan itu saja yang dibuat Sang Khaliq, melainkan adanya fenomena-fenomena yang menakjubkan yang jarang kita lihat di sekitar kita yang tentunya membuat kita semakin terpana akan kebesaran-Nya.

1. Sun Dog/ Matahari Kembar

Fenomena Sun Dog (Sundog) yang kadang juga disebut dengan Parhelionadalah sebuah fenomena ketika kita bisa melihat adanya kumpulan cahaya tambahan di kedua sisi matahari. Kadang, kumpulan cahaya ini bisa terlihat seperti bola yang membuat kita berpikir kalau cahaya ini adalah matahari tambahan.


2. Tiang Cahaya

Fenomena Light Pillar atau dalam bahasa Indonesia disebut Tiang cahaya terjadi pada saat cuaca sangat dingin ketika kristal es tergantung di atmosfer, maka fenomena alam ini terlihat di langit malam. Semakin tinggi kristal es, semakin tinggi pula tiang cahaya itu terlihat. Sungguh Mengagumkan !


3. Pelangi Api

Pelangi api sebenarnya adalah awan yang berwarna-warni. Berdasarkan keterangan NASA, awan ini terjadi karena awan yang tersusun atas air dengan ukuran seragam. Awan ini mampu memantulkan, membiaskan, dan mendifraksi cahaya.


4. Petir Abadi

Petir misteri Catatumbo (Relámpago del Catatumbo) adalah fenomena unik yang ada di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di danau Maracaibo (Venezuela). Badai petir ini sudah terjadi semenjak tahun 1597 dan seringkali timbul dalam rata-rata 150-300 kali dalam setahun yang berlangsung selama 7-10 jam.


5. Awan Mammatus

Awan ini berbentuk seperti kantung yang bergantungan di dasar awan. Awan ini terbentuk dari partikel es, dan masing-masing kantung dapat bertahan dalam bentuk yang sama antara lima sampai sepuluh menit. Bentuk awan seperti ini pada umumnya akan menjadi tanda adanya badai atau sistem cuaca berbahaya yang lain. Sayang fenomena ini sangat kecil kemungkinannya terjadi di Indonesia.